Friday, 24 June 2011

pabila Islam menjadi asing


assalamualaikum semua..apa khabar iman antum?? insyaallah , hari ni sy nak kongsi sedikit apa yg sedang berlaku pd zaman yg mengejar arus kemodenan ini..

jika kita lihat pd zaman sekarang ni islam sedikit sebanyak sudah menjadi asing . betul x?? maksud sy Islam sudah jd asing bukanlah org yg menganut Islam sebab kalau kita nak tgk sekarang umat Islam tu memanglah ramai , tetapi , berapa ramai sgt yg mengamalkan Islam sepenuhnya?? berapa ramai yg menjadikan Islam sebagai Addeen .? bahkan, orang yg mengamalkan Islam or membawa nama Islam kadang-kadang diperlekehkan . Yang paling sedihnya , umat Islam sendiri memperlekehkan orang2 agama . Umat Islam sendiri yg mempermainkan hukum2 Allah . Benarlah sabda Nabi Muhammad s.a.w. bahawa Islam bermula dalam keadaa terasing dan akan kembali asing seperti permualaannya .

di sini sy bagi satu situasi ..

suatu hari sy dan kawan2 pergi ke koperasi utk membeli keperluan. kami merupakan students pengajian Islam dgn sains . jd, tentulah kami berpakaian sopan dan menutup aurat . tiba2 ada seorng pekerja lelaki nak masuk koperasi , tapi , melihat kami di situ , dia berkata kpd penjaga kaunter , "akak , saya tunggu kat luar dulu lah ye . Rasa berdosa gile pulak kalau bercampur ." (dlm keadaan mmpermainkan).
Ya Allah.. mendengar ucapannya itu membuat sy beristigfar.. sy n kawan2 sedikit marah n sedih kerana betapa jahilnya umat Islam sekarang .

kadang2 ada juga kawan2 sy tanya , "kenapa diorang ni anti gila dgn kita ye?".

menjawab persoalan itu..

biasalah , orang yg bawa nama Islam ni selalu diperlekehkan . tetapi, kita yg bawa nama Islam ni janganlah cepat berputus asa ataupun merungut . Allah hanya uji kita sedikit . Jika kita imbau sirah Nabi Muhammad s.a.w , lagi teruk baginda dgn sahabat2 diperlekehkan . Tapi , dgn ketabahan dan keimanan mereka, akhirnya Islam berjaya sampai juga ke kita . Jika terlintas dihati kita perasaan sedih dan geram, hayatilah sirah Rasulullah s.a.w.

kat sini sy juga nak selitkan kata2 semangat buat sahabat2 seperjuangan sy..

kawan-kawan..
janganlah kita malu bila orang memperlekehkan kita jika kita mengamalkan Islam. kerana sabda Rasulullah s.a.w : " Islam bermula dalam keadaan terasing . Ia akan kembali terasing seperti permulaannya. Maka , berbahagialah untuk orang yang terasing".

jadi..teruskanlah pantulkan cahaya Islam walau dalam keadaan terasing , walau org memandang pelik , walau orang memperlekehkan kita . kerana Allah sentiasa bersama hambanya yg bersabar .
semoga kita menjadi orang yg berbahagia di akhirat kelak..Insyaallah.

dakwah dusta



Ada sebuah kisah cantik yang dikutip oleh Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan dalam Taujih Ruhiyah-nya. Kisah menarik ini, atau yang semakna dengannya juga termaktub dalam karya agung Ibnul Qayyim Al Jauziyah yang khusus membahas para pencinta dan pemendam rindu, Raudhatul Muhibbin.



Ini kisah tentang seorang gadis yang sebegitu cantiknya. Dialah sang bunga di sebuah kota yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri tetangga. Tak banyak yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah mendengar suaranya, dan bisa dihitung jari orang yang pernah berurusan dengannya. Dia seorang pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari di taman surga.


Sebagaimana wajarnya, sang gadis juga memendam cinta. Cinta itu tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah dilihatnya, belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar wujudnya dalam benak. Hanya karena kabar. Hanya karena cerita yang beredar. Bahwa pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahwa akhlaqnya suci. Bahwa ilmunya tinggi. Bahwa keshalihannya membuat iri. Bahwa ketaqwaannya telah berulangkali teruji. Namanya kerap muncul dalam pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.


Gadis pujaan itu telah kasmaran sejak didengarnya sang bibi berkisah tentang pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak, terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke kota si gadis untuk sebuah urusan. Dan cinta sang gadis tak lagi bisa menunggu. Ia telah terbakar rindu pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meski tak pasti adakah benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung pipitnya, tentang ketegapannya, tentang semuanya. Meski tak pasti apakah cintanya bersambut sama.


Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu.


Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, katanya.


Akhirnya mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja. Awal-awal tak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh menembus mata, menghadirkan rasa tak karuan dalam dada. Dan sang gadis yang mendapati bahwa apa yang ia bayangkan tak seberapa dibanding aslinya; kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia berkeringat dingin. Tapi diberanikannya bicara, karena demikianlah kebiasaan yang ada pada keluarganya.


”Maha Suci Allah”, kata si gadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”


Sang pemuda tersenyum. Ia menundukkan wajahnya. ”Andai saja kau lihat aku”, katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau tertipu olehnya.”


”Betapa inginnya aku”, kata si gadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”


Sang pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Ia menjawab sambil tetap menunduk memejamkan mata. ”Tak kurang inginnya aku berbuat lebih dari itu. Tetapi coba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi yang lainnya. Tak berhak saling disentuhkan. Karena di akhirat kelak hanya akan menjadi rasa sakit. dan penyesalan yang tak berkesudahan.”


Si gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan, ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku merindukan saat aku bisa meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegub. Agar berkurang beban-beban. Agar Allah menghapus kesempitan dan kesusahan.”


”Jangan lakukan itu kecuali dengan haknya”, kata si pemuda. ”Sungguh kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan menjadi seteru. Kecuali mereka yang bertaqwa.”


Kita cukupkan sampai di sini sang kisah. Mari kita dengar komentar Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan tentangnya. ”Apa yang kita pelajari dari kisah ini?”, demikian beliau bertanya. ”Sebuah kisah yang indah. Sarat dengan ’ibrah dan pelajaran. Kita lihat bahwa sang pemuda demikian fasih membimbing si gadis untuk menghayati kesucian dan ketaqwaan kepada Allah.”


”Tapi”, kata beliau memberi catatan. ”Dalam kisah indah ini kita tanpa sadar melupakan satu hal. Bahwa sang pemuda dan gadis melakukan pelanggaran syari’at. Bahwa sang pemuda mencampuradukkan kebenaran dan kebathilan. Bahwa ia meniupkan nafas da’wah dalam atmosfera yang ternoda. Dan dampaknya bisa kita lihat dalam kisah; sang gadis sama sekali tak mengindahkan da’wahnya. Bahkan ia makin berani dalam kata-kata; mengajukan permintaan-permintaan yang makin meninggi tingkat bahayanya dalam pandangan syari’at Allah.”


Ya. Dia sama sekali tak memperhatikan isi kalimat da’wah sang pemuda. Buktinya, kalimatnya makin berani dan menimbulkan syahwat dalam hati. Mula-mula hanya mengagumi wajah. Lalu membayangkan tangan bergandengan, jemarinya menyatu bertautan. Kemudian membayangkan berbaring dalam pelukan. Subhanallah, bagaimana jika percakapan diteruskan tanpa batas waktu?


”Kesalahan itu”, kata Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan memungkasi, ”Telah terjadi sejak awal.” Apa itu? ”Mereka berkhalwat! Mereka tak mengindahkan peringatan syari’at dan pesan Sang Nabi tentang hal yang satu ini.”


Ya. Mereka berkhalwat! Bersepi berduaan. Ya. Sang pemuda memang sedang berda’wah. Tapi meminjam istilah salah seorang Akh yang paling saya cintai dalam ’surat cinta’-nya yang masih saya simpan hingga kini, ini adalah ”Da’wah dusta!” Da’wah dusta. Da’wah dusta. Di jalan cinta para pejuang, mari kita hati-hati terhadap jebakan syaithan. Karena yang tampak indah selalu harus diperiksa dengan ukuran kebenaran.


taken from: Jalan Cinta Para Pejuang/Cinta Bersujud Di Mihrab Taat/Selingan Cinta dari Khazanah Lama

by Salim A. Fillah

Friday, 17 June 2011

jalan-jalan tazkirah



assalamualaikum semua..hari ni sy nak share tazkirah sy n kawan2.. semalam sy n 6 org kawan klua jln2.. lps mkn tengahari kitorg pun mulakan tazkirah berantai..sebenarnya tazkirah x de dalm perancangan kitorg pun.on the spot je..tgh citer2 tibe2 kluar idea nak wat tazkirah berantai..so, jln2 kitorg x lah jd sia2 kerana ada ckit makanan rohani..tazkirah dimulakan oleh nadia..

nadia- hak manusia sesama manusia :
1-apabila seorg beri salam, wajib menjawab salamnya
2-apabila seseorg bersin, jwb yaharmukalah
3-apabila seseorg sakit, dtg ziarah
4-apabila seseorg meninggal, iring jenazahnya
5-apabila seseorg meminta nasihat, bg nasihat kpdnya

farida-penjaggan hati
bagaimana kita nak jg hati kita??terutamanya perasaan terhadap kaum berlainan jenis..
tunduklah pandangan kita apabila kita berurusan dgnnya.untuk memiliki hati yg bersih kita
haruslah selau berzikir, solat taubat n ingat mati.

farah-menjaga kekhusyukan solat
sy nak kongsi sebuah cerita, ada seorg hamba Allah ni dia sgt menjaga kekhusyukan solat
sehingga setiap kali dia melihat org yg solat lebih khusyuk drpdnya ,dia akan bertanya kpd
org itu bgaimn menjaga kekhusyukan solat. suatu hari , dia melihat seseorg solat dlm
keadaan khusyuk. usai org itu solat, hamba Allah td bertanya kepada org itu bgaiman die
mnjaga kekhusyukan solatnya. orang itu menjawab, "apabila aku hendak solat , aku merasakan
aku sedang menghadap Allah, di sebelah kanan ku syurga, kiriku neraka, belakangku malaikat
maut, dan aku sedang berada di atas titian sirat. " mendngar itu, menangislah hamba Allah
td..Hamba Allah yg solatnya sudah khusyuk itupun menangis kerana merasakan solatnya tdk
cukup khusyuk, apatah lg kita yg solat tdk berapa khusyuk ni..sama2lah kita muhasabah diri
dan perbaiki solat kita.

diana- sakit
org kata sakit adalah kifarah dosa kita, betul x??betul..sakit merupakan kifarah dosa
kita dgn syarat kita redha dgn sakit itu. jgnlah kita mengeluh..sakit ni juga
tanda Allah sayang dengan kita.so, kita patut rs bersyukur kalau ditimpa sakit.

khalilah-menjadi seseorg yg disenangi oleh org ramai.
andai kita menjaga hubungan kita dgn Allah. Allah akan menjaga hubungan kita dgn
manusia. jika Allah mencintai hambanya, cinta makhluk akan menyusul..

nasuha- tujuh sunnah utama rasulullah
1-solat tahajud
2-baca Al-quran sebelum matahari terbit
3-jgn tgglkan masjid (soalat berjemaah)
4-jg solat dhuha
5-jg sedekah
6-jg wudhuk
7-istigfar setiap masa

penutup dari fadzlina- jika Allah cepat kabulkan doa kita,
ertinya Allah sayangkan kita
jika Allah lambat kabulkan doa kita,
ertinya Allah menguji kita
jika Allah tidak kabulkan doa kita,
ertinya Allah telah tetapkan yg lebih baik utk kita.

begitulah sedikit perkongsian ilmu drpd kami..moga perjalanan kami semalam meninggalkan kenangan yg indah bg kami dan mendapat keredhaan Allah..

Saturday, 11 June 2011

LoVe lOvE LOVE!!


Assalamualaikum semua! kaifa halukum? moga antum semua diberi kesihatan yg baik oleh Allah. kalau ada yg sakit itu anggaplah ia sbg kifarah dosa kita. hari ni sy nak share ttg cinta coz kat musola td kitorg main game ala ala kotak beracun. tibe2 kene kat sy n I have to talk about CINTA. Tp sbb nervous sgt td sy just ckp ckit je. so, sy share kat cni jelah what actually i wanna say about love.

apa pendapat korg ttg cinta?? ada org yg ckp cinta ni x boleh n yg lain pula ckp cinta ni perlu.

sebenarnya cinta itu perlu bg kita sebagai manusia kerana cinta tu adalah fitrah. siapalah kita nak melawan fitrah. tp cinta kita mestilah berlandaskan syariat. yg paling utama adalah cinta kita terhadap Allah dan rasul.

x salah juga utk kita mencintai kaum berlainan jantina. tp, kita haruslah bijak mengawal fitrah cinta itu dr menjadi fitnah.x perlulah nak declare couple coz couple tu hanya mengundang fitnah n dekatkan diri kita zina. bg pendapat sy org yg bercouple ni x yakin dgn Allah. x yakin dgn jodoh yg ditetapkan Allah. Alasan diorg takut x kawinlah, takut kene kebaslah. sepatutnya kita kena yakin dgn Allah. Kalau Allah dah tetapkan si dia jodoh kita, x kan lari ke mana. Tp kalau dia bukan jodoh kita kenalah redha dgn ketetapan Allah sbb barangkali apa yg kita suka tu buruk utk kita n apa yg kita x suka itu baik utk kita. sesungguhnya Allah lebih tahu ttg hambanya.

fatimah dan Ali juga saling mencintai sebelum berkahwin. tp mereka hanya pendamkan perasaan mereka. akhirnya mereka jd suami isteri juga. kat cni sy nak shre ckit cerita ttg mereka berdua. selepas diijabkabukan , fatimah berkata kpd ali, "wahai suamiku, sebelum kita berkahwin aku sgt mengagumi seorang pemuda." lalu ali bertanya, "jd, adakah kamu menyesal berkahwin dgnku?".
fatimah menjawab, "tidak, kerana pemuda itu adalah kamu".Subhanallah..so sweet kan??

so..from that story, x perlulah kita risau sgt tentang jodoh kita kerana semuanya telah ditetapkan Allah. yg penting dapatkanlah cinta Allah kerana cinta makhluk akan menyusul selepas cinta ALLAH.

ingat..jgn jadikan fitrah cinta betukar menjadi fitnah!!

Friday, 24 June 2011

pabila Islam menjadi asing


assalamualaikum semua..apa khabar iman antum?? insyaallah , hari ni sy nak kongsi sedikit apa yg sedang berlaku pd zaman yg mengejar arus kemodenan ini..

jika kita lihat pd zaman sekarang ni islam sedikit sebanyak sudah menjadi asing . betul x?? maksud sy Islam sudah jd asing bukanlah org yg menganut Islam sebab kalau kita nak tgk sekarang umat Islam tu memanglah ramai , tetapi , berapa ramai sgt yg mengamalkan Islam sepenuhnya?? berapa ramai yg menjadikan Islam sebagai Addeen .? bahkan, orang yg mengamalkan Islam or membawa nama Islam kadang-kadang diperlekehkan . Yang paling sedihnya , umat Islam sendiri memperlekehkan orang2 agama . Umat Islam sendiri yg mempermainkan hukum2 Allah . Benarlah sabda Nabi Muhammad s.a.w. bahawa Islam bermula dalam keadaa terasing dan akan kembali asing seperti permualaannya .

di sini sy bagi satu situasi ..

suatu hari sy dan kawan2 pergi ke koperasi utk membeli keperluan. kami merupakan students pengajian Islam dgn sains . jd, tentulah kami berpakaian sopan dan menutup aurat . tiba2 ada seorng pekerja lelaki nak masuk koperasi , tapi , melihat kami di situ , dia berkata kpd penjaga kaunter , "akak , saya tunggu kat luar dulu lah ye . Rasa berdosa gile pulak kalau bercampur ." (dlm keadaan mmpermainkan).
Ya Allah.. mendengar ucapannya itu membuat sy beristigfar.. sy n kawan2 sedikit marah n sedih kerana betapa jahilnya umat Islam sekarang .

kadang2 ada juga kawan2 sy tanya , "kenapa diorang ni anti gila dgn kita ye?".

menjawab persoalan itu..

biasalah , orang yg bawa nama Islam ni selalu diperlekehkan . tetapi, kita yg bawa nama Islam ni janganlah cepat berputus asa ataupun merungut . Allah hanya uji kita sedikit . Jika kita imbau sirah Nabi Muhammad s.a.w , lagi teruk baginda dgn sahabat2 diperlekehkan . Tapi , dgn ketabahan dan keimanan mereka, akhirnya Islam berjaya sampai juga ke kita . Jika terlintas dihati kita perasaan sedih dan geram, hayatilah sirah Rasulullah s.a.w.

kat sini sy juga nak selitkan kata2 semangat buat sahabat2 seperjuangan sy..

kawan-kawan..
janganlah kita malu bila orang memperlekehkan kita jika kita mengamalkan Islam. kerana sabda Rasulullah s.a.w : " Islam bermula dalam keadaan terasing . Ia akan kembali terasing seperti permulaannya. Maka , berbahagialah untuk orang yang terasing".

jadi..teruskanlah pantulkan cahaya Islam walau dalam keadaan terasing , walau org memandang pelik , walau orang memperlekehkan kita . kerana Allah sentiasa bersama hambanya yg bersabar .
semoga kita menjadi orang yg berbahagia di akhirat kelak..Insyaallah.

dakwah dusta



Ada sebuah kisah cantik yang dikutip oleh Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan dalam Taujih Ruhiyah-nya. Kisah menarik ini, atau yang semakna dengannya juga termaktub dalam karya agung Ibnul Qayyim Al Jauziyah yang khusus membahas para pencinta dan pemendam rindu, Raudhatul Muhibbin.



Ini kisah tentang seorang gadis yang sebegitu cantiknya. Dialah sang bunga di sebuah kota yang harumnya semerbak hingga negeri-negeri tetangga. Tak banyak yang pernah melihat wajahnya, sedikit yang pernah mendengar suaranya, dan bisa dihitung jari orang yang pernah berurusan dengannya. Dia seorang pemilik kecantikan yang terjaga bagaikan bidadari di taman surga.


Sebagaimana wajarnya, sang gadis juga memendam cinta. Cinta itu tumbuh, anehnya, kepada seorang pemuda yang belum pernah dilihatnya, belum pernah dia dengar suaranya, dan belum tergambar wujudnya dalam benak. Hanya karena kabar. Hanya karena cerita yang beredar. Bahwa pemuda ini tampan bagai Nabi Yusuf zaman ini. Bahwa akhlaqnya suci. Bahwa ilmunya tinggi. Bahwa keshalihannya membuat iri. Bahwa ketaqwaannya telah berulangkali teruji. Namanya kerap muncul dalam pembicaraan dan doa para ibu yang merindukan menantu.


Gadis pujaan itu telah kasmaran sejak didengarnya sang bibi berkisah tentang pemuda idaman. Tetapi begitulah, cinta itu terpisah oleh jarak, terkekang oleh waktu, tersekat oleh rasa asing dan ragu. Hingga hari itu pun tiba. Sang pemuda berkunjung ke kota si gadis untuk sebuah urusan. Dan cinta sang gadis tak lagi bisa menunggu. Ia telah terbakar rindu pada sosok yang bayangannya mengisi ruang hati. Meski tak pasti adakah benar yang ia bayangkan tentang matanya, tentang alisnya, tentang lesung pipitnya, tentang ketegapannya, tentang semuanya. Meski tak pasti apakah cintanya bersambut sama.


Maka ditulisnyalah surat itu, memohon bertemu.


Dan ia mendapat jawaban. ”Ya”, katanya.


Akhirnya mereka bertemu di satu tempat yang disepakati. Berdua saja. Awal-awal tak ada kata. Tapi bayangan masing-masing telah merasuk jauh menembus mata, menghadirkan rasa tak karuan dalam dada. Dan sang gadis yang mendapati bahwa apa yang ia bayangkan tak seberapa dibanding aslinya; kesantunannya, kelembutan suaranya, kegagahan sikapnya. Ia berkeringat dingin. Tapi diberanikannya bicara, karena demikianlah kebiasaan yang ada pada keluarganya.


”Maha Suci Allah”, kata si gadis sambil sekilas kembali memandang, ”Yang telah menganugerahi engkau wajah yang begitu tampan.”


Sang pemuda tersenyum. Ia menundukkan wajahnya. ”Andai saja kau lihat aku”, katanya, ”Sesudah tiga hari dikuburkan. Ketika cacing berpesta membusukkannya. Ketika ulat-ulat bersarang di mata. Ketika hancur wajah menjadi busuk bernanah. Anugerah ini begitu sementara. Janganlah kau tertipu olehnya.”


”Betapa inginnya aku”, kata si gadis, ”Meletakkan jemariku dalam genggaman tanganmu.”


Sang pemuda berkeringat dingin mendengarnya. Ia menjawab sambil tetap menunduk memejamkan mata. ”Tak kurang inginnya aku berbuat lebih dari itu. Tetapi coba bayangkan, kulit kita adalah api neraka; yang satu bagi yang lainnya. Tak berhak saling disentuhkan. Karena di akhirat kelak hanya akan menjadi rasa sakit. dan penyesalan yang tak berkesudahan.”


Si gadis ikut tertunduk. ”Tapi tahukah engkau”, katanya melanjutkan, ”Telah lama aku dilanda rindu, takut, dan sedih. Telah lama aku merindukan saat aku bisa meletakkan kepalaku di dadamu yang berdegub. Agar berkurang beban-beban. Agar Allah menghapus kesempitan dan kesusahan.”


”Jangan lakukan itu kecuali dengan haknya”, kata si pemuda. ”Sungguh kawan-kawan akrab pada hari kiamat satu sama lain akan menjadi seteru. Kecuali mereka yang bertaqwa.”


Kita cukupkan sampai di sini sang kisah. Mari kita dengar komentar Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan tentangnya. ”Apa yang kita pelajari dari kisah ini?”, demikian beliau bertanya. ”Sebuah kisah yang indah. Sarat dengan ’ibrah dan pelajaran. Kita lihat bahwa sang pemuda demikian fasih membimbing si gadis untuk menghayati kesucian dan ketaqwaan kepada Allah.”


”Tapi”, kata beliau memberi catatan. ”Dalam kisah indah ini kita tanpa sadar melupakan satu hal. Bahwa sang pemuda dan gadis melakukan pelanggaran syari’at. Bahwa sang pemuda mencampuradukkan kebenaran dan kebathilan. Bahwa ia meniupkan nafas da’wah dalam atmosfera yang ternoda. Dan dampaknya bisa kita lihat dalam kisah; sang gadis sama sekali tak mengindahkan da’wahnya. Bahkan ia makin berani dalam kata-kata; mengajukan permintaan-permintaan yang makin meninggi tingkat bahayanya dalam pandangan syari’at Allah.”


Ya. Dia sama sekali tak memperhatikan isi kalimat da’wah sang pemuda. Buktinya, kalimatnya makin berani dan menimbulkan syahwat dalam hati. Mula-mula hanya mengagumi wajah. Lalu membayangkan tangan bergandengan, jemarinya menyatu bertautan. Kemudian membayangkan berbaring dalam pelukan. Subhanallah, bagaimana jika percakapan diteruskan tanpa batas waktu?


”Kesalahan itu”, kata Syaikh ’Abdullah Nashih ’Ulwan memungkasi, ”Telah terjadi sejak awal.” Apa itu? ”Mereka berkhalwat! Mereka tak mengindahkan peringatan syari’at dan pesan Sang Nabi tentang hal yang satu ini.”


Ya. Mereka berkhalwat! Bersepi berduaan. Ya. Sang pemuda memang sedang berda’wah. Tapi meminjam istilah salah seorang Akh yang paling saya cintai dalam ’surat cinta’-nya yang masih saya simpan hingga kini, ini adalah ”Da’wah dusta!” Da’wah dusta. Da’wah dusta. Di jalan cinta para pejuang, mari kita hati-hati terhadap jebakan syaithan. Karena yang tampak indah selalu harus diperiksa dengan ukuran kebenaran.


taken from: Jalan Cinta Para Pejuang/Cinta Bersujud Di Mihrab Taat/Selingan Cinta dari Khazanah Lama

by Salim A. Fillah

Friday, 17 June 2011

jalan-jalan tazkirah



assalamualaikum semua..hari ni sy nak share tazkirah sy n kawan2.. semalam sy n 6 org kawan klua jln2.. lps mkn tengahari kitorg pun mulakan tazkirah berantai..sebenarnya tazkirah x de dalm perancangan kitorg pun.on the spot je..tgh citer2 tibe2 kluar idea nak wat tazkirah berantai..so, jln2 kitorg x lah jd sia2 kerana ada ckit makanan rohani..tazkirah dimulakan oleh nadia..

nadia- hak manusia sesama manusia :
1-apabila seorg beri salam, wajib menjawab salamnya
2-apabila seseorg bersin, jwb yaharmukalah
3-apabila seseorg sakit, dtg ziarah
4-apabila seseorg meninggal, iring jenazahnya
5-apabila seseorg meminta nasihat, bg nasihat kpdnya

farida-penjaggan hati
bagaimana kita nak jg hati kita??terutamanya perasaan terhadap kaum berlainan jenis..
tunduklah pandangan kita apabila kita berurusan dgnnya.untuk memiliki hati yg bersih kita
haruslah selau berzikir, solat taubat n ingat mati.

farah-menjaga kekhusyukan solat
sy nak kongsi sebuah cerita, ada seorg hamba Allah ni dia sgt menjaga kekhusyukan solat
sehingga setiap kali dia melihat org yg solat lebih khusyuk drpdnya ,dia akan bertanya kpd
org itu bgaimn menjaga kekhusyukan solat. suatu hari , dia melihat seseorg solat dlm
keadaan khusyuk. usai org itu solat, hamba Allah td bertanya kepada org itu bgaiman die
mnjaga kekhusyukan solatnya. orang itu menjawab, "apabila aku hendak solat , aku merasakan
aku sedang menghadap Allah, di sebelah kanan ku syurga, kiriku neraka, belakangku malaikat
maut, dan aku sedang berada di atas titian sirat. " mendngar itu, menangislah hamba Allah
td..Hamba Allah yg solatnya sudah khusyuk itupun menangis kerana merasakan solatnya tdk
cukup khusyuk, apatah lg kita yg solat tdk berapa khusyuk ni..sama2lah kita muhasabah diri
dan perbaiki solat kita.

diana- sakit
org kata sakit adalah kifarah dosa kita, betul x??betul..sakit merupakan kifarah dosa
kita dgn syarat kita redha dgn sakit itu. jgnlah kita mengeluh..sakit ni juga
tanda Allah sayang dengan kita.so, kita patut rs bersyukur kalau ditimpa sakit.

khalilah-menjadi seseorg yg disenangi oleh org ramai.
andai kita menjaga hubungan kita dgn Allah. Allah akan menjaga hubungan kita dgn
manusia. jika Allah mencintai hambanya, cinta makhluk akan menyusul..

nasuha- tujuh sunnah utama rasulullah
1-solat tahajud
2-baca Al-quran sebelum matahari terbit
3-jgn tgglkan masjid (soalat berjemaah)
4-jg solat dhuha
5-jg sedekah
6-jg wudhuk
7-istigfar setiap masa

penutup dari fadzlina- jika Allah cepat kabulkan doa kita,
ertinya Allah sayangkan kita
jika Allah lambat kabulkan doa kita,
ertinya Allah menguji kita
jika Allah tidak kabulkan doa kita,
ertinya Allah telah tetapkan yg lebih baik utk kita.

begitulah sedikit perkongsian ilmu drpd kami..moga perjalanan kami semalam meninggalkan kenangan yg indah bg kami dan mendapat keredhaan Allah..

Saturday, 11 June 2011

LoVe lOvE LOVE!!


Assalamualaikum semua! kaifa halukum? moga antum semua diberi kesihatan yg baik oleh Allah. kalau ada yg sakit itu anggaplah ia sbg kifarah dosa kita. hari ni sy nak share ttg cinta coz kat musola td kitorg main game ala ala kotak beracun. tibe2 kene kat sy n I have to talk about CINTA. Tp sbb nervous sgt td sy just ckp ckit je. so, sy share kat cni jelah what actually i wanna say about love.

apa pendapat korg ttg cinta?? ada org yg ckp cinta ni x boleh n yg lain pula ckp cinta ni perlu.

sebenarnya cinta itu perlu bg kita sebagai manusia kerana cinta tu adalah fitrah. siapalah kita nak melawan fitrah. tp cinta kita mestilah berlandaskan syariat. yg paling utama adalah cinta kita terhadap Allah dan rasul.

x salah juga utk kita mencintai kaum berlainan jantina. tp, kita haruslah bijak mengawal fitrah cinta itu dr menjadi fitnah.x perlulah nak declare couple coz couple tu hanya mengundang fitnah n dekatkan diri kita zina. bg pendapat sy org yg bercouple ni x yakin dgn Allah. x yakin dgn jodoh yg ditetapkan Allah. Alasan diorg takut x kawinlah, takut kene kebaslah. sepatutnya kita kena yakin dgn Allah. Kalau Allah dah tetapkan si dia jodoh kita, x kan lari ke mana. Tp kalau dia bukan jodoh kita kenalah redha dgn ketetapan Allah sbb barangkali apa yg kita suka tu buruk utk kita n apa yg kita x suka itu baik utk kita. sesungguhnya Allah lebih tahu ttg hambanya.

fatimah dan Ali juga saling mencintai sebelum berkahwin. tp mereka hanya pendamkan perasaan mereka. akhirnya mereka jd suami isteri juga. kat cni sy nak shre ckit cerita ttg mereka berdua. selepas diijabkabukan , fatimah berkata kpd ali, "wahai suamiku, sebelum kita berkahwin aku sgt mengagumi seorang pemuda." lalu ali bertanya, "jd, adakah kamu menyesal berkahwin dgnku?".
fatimah menjawab, "tidak, kerana pemuda itu adalah kamu".Subhanallah..so sweet kan??

so..from that story, x perlulah kita risau sgt tentang jodoh kita kerana semuanya telah ditetapkan Allah. yg penting dapatkanlah cinta Allah kerana cinta makhluk akan menyusul selepas cinta ALLAH.

ingat..jgn jadikan fitrah cinta betukar menjadi fitnah!!